Tampilkan postingan dengan label Olahraga tradisonal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga tradisonal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Oktober 2015

MANFAAT OLAHRAGA PENCAKSILAT

Manfaat Olahraga Pencaksilat
Pencaksilat merupakan bagian dari olahraga seni beladiri yang merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia yang bernilai luhur. Olahraga pencaksilat memiliki nilai-nilai luhur yang terkandung dalam jatidiri yang meliputi 3 hal pokok sebagai satu kesatuan yaitu: Budaya Indonesia, falsafah budi pekerti luhur, dan pembinaan mental spiritual.


Pada ksempatan kali ini olahraga bagus akan menjeaskan tentang manfaat olahraga pencaksilat yang meliputi dua kategori yaitu:

1. Pencaksilat Sebagai Pendidikan
Pencaksilat yang dihayati keseluruhan nilainya akan mempunyai manfaat yang besar bukan hanya bagi individu yang mempelajari tetapi juga bagi masyarakat. Pendidikan olahraga pencaksilat dapat memberi sumbangan dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya dalam rangka pembangunan seluruh masyarakat Indonesia, serta merupakan ''charter and nation building'' 

Pendidikan pada dasarnya adalah pembangunan sumber daya manusia ( human investmen, human resource development ). Pendidikan olahraga pencaksilat yang berakar pada budaya indonesia yang mencakup segi mental dan fisik secara integral diharapkan dapat membentuk manusia seutuhnya yang berkualifikasi dan tangguh. Salahsatu contohnya adalah : Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian dan mencintai budaya Indonesia, mempunyai rasa tanggung jawab serta disiplin pribadi dan sosial.

2. Pencaksilat sebagai Pendidikan Jasmani.
Olahraga pencaksilat yang pada hakekatnya adalah kegiatan jasmani yang didalamnya erkandung aspek olahraga, juga merupakan wahana pendidikan jasmani yang memiliki tujuan tertentu yaitu: Tujuan untuk mencapai kesehatan, tujuan rekreasi dan tujuan prestasi.

Pencaksilat yang wujudnya merupakan peragaan dan latihan semua jurus beladiri bilaksanakan secara utuh dan eksplisit, dengan tujuan untuk memelihara atau meningkatkan kebugaran, ketangkasan, dan kebugaran jasmani.  

Itulah materi yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat.

Kamis, 29 Oktober 2015

OLAHRAGA SENI BELADIRI PENCAKSILAT ALIRAN CIKALONG

Olahraga Seni Beladiri Pencaksilat Aliran Cikalong
Pencak silat adalah jenis olahraga beladiri yang lahir dari perkembangan budaya. Pencaksilat adalah salahsatu cabang olahraga khas Indonesia yang didalamnya terdiri dari budaya lokal yang tumbuh dan berkembang.


Olahraga seni beladiri pencaksilat memiliki aliran-aliran yang sangat keterkaitan satusama lain yang salahsatunya aliran Cilakong. Sejarah singkat mengenai aliran ini dikembangkan olahraden haji Ibrahim (Rd. Djajaperbata). Sebelumnya Rd.H.Ibrahim berguru kepada kakak iparnya yaitu Rd,Ateng alimudin di jatinegara, kemudian dilanjutkan kepada beng Ma'ruf (Tanah Abang Jakarta) dan bang Kari (Benteng Tangerang).

Pelajaran dari gurunya itu kemudian diolah kembali oleh Rd. H.Ibrahim melalui proses khalwat (perenungan ) disebuah goa di kampung jelebud,sitepi sungai cikundul, Cianjur. Karena itu lahirlah pencaksilat aliran cikalong. Nama aliran ini diambil dari nama tempat tinggal Rd. H.Ibrahim atau tempat awal penyebaran aliran ini.

Awal penyebaran aliran cikalong tidak begitu pesat, hal ini disebabkan berbagai hal. Pertama Rd.H.Ibrahim sangat slektif dalam memilih murid, diduga disebabkan khawatir penyalahgunaan ilmu pencaksilat yang sangat membahayakan itu. Aliran pencaksilat yang dipengaruhi oleh aliran cikalong diantaranya adalah aliran cikaret, dan salanika, sedangkan perguruan yang mempelajari aliran ini diantaranya adalah paguron pusaka cikalong (PPC) Cianjur, paguron pusaka siliwangi, pager kencana dan lain-lain.

Beberapa jurus yang sangat trkenal dan ampuh yaitu : Suliwa, susun, kocet, serut, jurus lima dan lain-lain. Jurus-jurus tersebut memiiki kemampuan yang sangat luarbiasa yang inti sasarannya adalah mempelajari keraktar lawan, mengukur kekuatan lawan, dan mengetahui rasa lawan. Khusus bagian ketiga ini perlu latihan yang sangat serius karena merasakan pribadi seseorang dengan orang yang lain tentu berbeda.

Itulah sekilas tentang olahraga seni beladiri pencaksilat aliran cikalong yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaa.

Minggu, 18 Oktober 2015

OLAHRAGA SENI BELA DIRI PENCAK SILAT CIMANDE

Olahraga Seni Bela Diri Pencak Silat Cimande
Seni bela diri cimande adalah jenis olahraga pencak silat yang sangat kental akan nilai budaya. Mengedepankan nilai-nilai luhur dan norma serta menjunjung tinggi peradaban yang diwariskan turun temurun oleh nenek moyang cimande.


Abah khaer adalah orang yang pertama kali mendeklarasikan seni bela diri cimande kepada publik dan sekaligus abah khaer juga yang menciptakan pencak silat cimande. Beliau adalah seorang jawara dari tatar sunda yang berhasil melestarikan budaya sunda melalui seni beladiri pencak silat yang kemudian dikenal sebagai aliran cimande dan hingga sekarang pencak silat menjadi salahsatu aikon bangsa Indonesia dan jatidiri budaya sunda.

Pada pertengahan abad ke XVIII atau kira-kira sekitar tahun 1760. Abah khaer pertama kali memperkenalkan jurus-jurus beladirinya kepada murid-muridnya yang pada saat itu masih memakai istilah maenpo yang artinya bela diri. Aliran cimande itu sendiri diambil dari nama tempat abah khaer tinggal pada saat itu yaitu kampung cimande.

Seiring berjalannya waktu Pencak silat cimande berkembang luas melalui murid-muridnya hingga meluar ke luar daerah. Sangat luar biasa seni beladiri cimande menjadi sangat terkenal dikarnakan silat cimande bukan hanya mempelajari teknik-teknik bertarung saja tetapi nilai luhur didalamnya yang sangat mulia. Dikenal dengan istilah talek yang artinya filosofis, aturan, atau kode etik dari aliran cimande mampu menunjukan ilai-nilai hidup dan makna susila yang berjiwa selaras dengan pancasila.

Banyak jurus-jurus ampuh yang lahir dari padepokan cimande yaitu kelid, selup, pamonyet, tungkup selup, serong gigir, tangkeupan, bolang baling, timpah sabeulah, timpah dua, buang kelid dibeulah, sambeuran, kelid timpah pamonyet, pangerodan, teke, tewak teke, tewakan, tewak jero, turugtug, ajulan, kelid timpah potongan, koreh pamonyet, timpah tilu, dan pakalah.

Wow..!! kalau kita perhatikan nama-nama jurusnya sangat unik bukan..Tetapi itulah salahsatu ciri identitas budaya yang melekat pada silat cimande. Salahsatu jurus yang terkenal dan melegenda yaitu jurus Harimau ( pamacan ), jurus monyet ( pamonyet ), dan jurus pepedangan ( monyet makarang ). Meski nama-nama jurusnya tidak lazim namun ada pesan moral yang sangat dalam dari setiap nama jurusnya. 

Nah itulah sedikit yang bisa saya bagikan mengenai olahraga seni bela diri pencak silat mudah-mudahan bermanfaat.



Rabu, 14 Oktober 2015

PERATURAN-PERATURAN DALAM PERTANDINGAN PENCAK SILAT

Peraturan-Peraturan Dalam Pertandingkan Pencak Silat
Didalam pertandingan khususnya pencak silat tentu kita harus mengenal yang namanya peraturan dan ketentuan dalam bertanding. Tujuannya adalah agar pertandingan berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan perselisihan atau perbedaan pendapat.


Dalam artikel kali ini saya akan memuat tentang peraturan-peraturan pertandingan pencak silat. Nah peraturan yang seperti apakah yang dipakai dalam pertandingan pencak silat? mari kita cari tau bersama-sama.

Ketentuan Bertanding
Yaitu pertandingan pencaksilat diikuti oleh 2 orang peserta yang saling berhadapan untuk saling mengalahkan.
Pertandingan pencak silat dibagi dalam 3 babak, dengan masing-masing babak memiliki waktu 2menit, dan istirahat antara babak 1 menit.
Pertandingan pencak silat di pimpin oleh 1 orang wasit dan 5 orang juri.

Ketentuan kemenangan
Jika pertandingan selesai dalam 3 babak dan juri memenangkan salahsatu pesilat dengan jumlah angka yang lebih banyak maka pertandingan dimenangkan dengan menang angka.
Jika pesilat tidak dapat melanjutkan pertandingan karena menyatakan tidak dapat melanjutkan atau kondisi atlet tidak memungkinkan untuk bertanding maka kemenangan akan diberikan kepada lawan atas dasar menang teknik.
Jika lawan terjatuh karena serangan yang sah dan dalam tempo 10 detik tidak dapat bertanding lagi maka kemenangan akan diberikan kepada pemenang atas dasar menang mutlak.
Jika lawan mendapat peringatan kedua sampai ketiga maka kemenangan adan diberikan dengan atas dasar menang diskualifikasi 

Ketentuan hukum untuk pesilat
Jika pesilat melakukan pelanggaran ringan maka akan diberikan teguran. Dalam hal teguran ini wasit biasanya akan mengurangi nilai pesilat itu sendiri.
Diskualifikasi akan diberikan oleh wasit jika pesilat mendapatkan peringatan ketiga. Seperti melakukan pelanggaran berat mendorong lawan hingga cedera.

Ketentuan penilaian
Nilai 1 diberikan kepada pesilat jika pukulan masuk.
Nilai 2 jika serangan kaki mengenai sasaran.
Nilai 3 jika pesilat mampu menjatuhkan lawan.  
Nilai 4 jika pesilat berhasil menjatuhkan dan mengunci lawan .

Catatan: Pada peraturan pencak silat tidak semua angota badan kita boleh diserang. Bagian tubuh yang tidak dapat di serang yaitu bagian leher, pinggang, dan kemaluan. Sedangkan selebihnya dari situ boleh diserang.

Itulah tentang persiapan mudah-mudahan bermanfaat.














MENGENAL OLAHRAGA PENCAK SIALAT ISTILAH-ISTILAH DALAM PENCAK SILAT

Mengenal Olahraga Pencak Silat Istilah-Istilah Dalam Pencak Silat
Pencak silat adalah salahsatu cabang olahraga yang memakai seni tradisional yang berasal dari Indonesia. Olahraga pencak silat kini sangat populer dikalangan pelajar maupun pecinta beladiri. Penca ksilat adalah jenis olahraga yang memerlukan tingkat konsentrasi tinggi, hal ini dikarnakan olahraga pencak silat adalah olahraga yang memerlukan ketangkasan, kecepatan, ketepatan, dan kekuatan.


Olahraga pencak silat dikenal dengan olahraga yang kental akan seni, budaya yang sangat kuat, ada unsur budaya Tiongkok, unsur agama Hindu, Budha, Dan islam. Setiap daerah memiliki aliran yang berbeda seperti halnya di Jawa Barat yang terkenal dengan aliran Cimande, dan Cikalong. Sedangkan di Jawa Tengah terkenal dengan aliran merpati putih dan di Jawa Timur dengan aliran prisai diri.

Dengan perbedaan demikian Indonesia lewat para sesepuh dan tokoh yang terkait sepakat membentuk satu wadah organisasi yang dinamakan IPSI ( Ikatan Pencak Silat indonesia ) Terbentuk dari tahun 1948 hingga sekarang IPSI tetap berkibar kokoh. Bahkan IPSI sudah melahirkan ratusan bahkan ribuan atlet-atlet berprestasi yang sangat membanggakan. Hal ini dikarnakan olahraga pencaksilat sangat rutin dan konsisten disetiap pertandingan yang sidelenggarakan baik kejuaraan lokal, nasional, maupun internasional.

Olahraga pencak silat memiliki istilah-istilah penyebutan dalam setiap gerakannya seperti misalnya:
Kuda-kuda: yang artinya sikap dimana posisi badan dalam keadaan siap, kuat, kokoh, dengan tumpuan kaki dan keseimbangan. 
Sikap dan gerak: yaitu posisi ketika bergerak dalam pertarungan yang mengikuti alur serangan kemudian menyerang dengan sangat cepat.
Langkah: Inilah yang menjadi sirikhas dari pencak silat, setiap gerak memiliki langkah yang diatur dan ber pola contohnya langkah tiga dan langkah empat.
Kembang: Adalah gerakan atau jurus yang mengikuti alur irama tetapi tidak ada lawan alias hanya gerakan saja.
Buah: Adalah gerakan atau jurus yang ditujukan untuk mengalahkan lawan artinya gerakan ini dipakai untuk bertarung.
Jurus: Adalah serangkaian gerak dasar yang dilakukan dari bagian tubuh atas hingga bawah. Dilakukan secara sederhana hingga dikuasai.
Sapuan dan Guntingan: Adalah teknik atau jurus yang digunakan untuk menjatuhkan lawan dengan cara mematikan kuda-kuda.
Kuncian: Adalah teknik jurus kuncian untuk melumpuhkan lawan hingga tidak berdaya.

Nah itulah yang bisa saya bagikan mengenai olahraga pencak silat mudah-mudahan bermanfaat.






  

Selasa, 13 Oktober 2015

PERMAINAN TRADISIONAL ANAK

Permainan Tradisional Anak
Bermain adalah salahsatu hobi yang melekat pada diri manusia, karena manusia pada hakekatnya adalah mahluk yang gemar bermain ( homo ludens ). Namun pada jaman sekarang tidak banyak orang baik dewasa ataupun anak-anak yang mengetahui tentang permainan tradisional. Padahal jika kita tau sangat banyak sekali permainan-permainan tradisional yang sangat bagus, baik, menarik, dan edukatif. Hal ini dikarnakan berkembangnya teknologi sehingga permainan tradisional bergeser keberadaannya.


Nah pada kesempatan ini saya akan menjelaskan sedikit tentang permainan tradisional anak, apasaja permainan tradisional anak itu, bagai mana cara melakukannya, dan apasaja manfaat dari permainan tradisional jika kita memainkannya.

Terdapat berbagai macam jenis permainan tradisional yang sering anak lakukan pada saat bermain yaitu main kelereng, petak umpet, boy-boyan, ular tangga, bebentengan, galah, engrang, dan lompat tali. selain itu masih banyak permainan-permainan tradisional yang lain yang bisa dipelajari dan dimainkan.

Bernain dengan permainan tradisional tentu sangat berbeda dengan bermain dengan alat atau permainan moderen. Itu dikarnakan pada permainan tradisional anak lebih menggunakan peralatan yang serba manual, alat seadanya, dan dimainkan dengan cara yang sederhana namun anak dituntut aktif. Contohnya bermain petak umpet, anak berkumpul dengan jumlah yang tidak ditentukan, lalu memilih salah satu anak untuk dijadikan penjaga, cara menentukan penjaga ini biasanya dengan cara hompimpa. Lalu penjaga ini bertugas untuk mencari teman-temannya yang sedang bersembunyi, pada proses bersembunyi penjaga akan berhitung dari 1- 10 dalam keadaan tidak melihat alias merem untuk memberikan kesempatan kepada teman-temannya bersembunyi. Setelah selesai berhitung barulah penjaga mencari teman-temannya yang bersembunyi.

Sedangkan bermain dengan permainan moderen itu sangat amat mudah, contohnya anak ingin bernain petak umpet, anak tidak lagi harus mengumpulkan teman-temannya untuk bermain tetapi dia memilih gedget atau video game dan dia tinggal memainkannya sepuas-puasnya tanpa berhitung, tanpa mencari dan tanpa keluar rumah.

Dalam hal ini saya yakin anda akan berfikir sangat bijaksana dalam memilih permainan mana yang akan dipakai oleh anak atau anda sendiri. Sangat banyak faktor yang mempengaruhi keberadaan kedua permainan ini. Baik permainan tradisional maupun permainan moderen sama-sama memiliki nilai positif dan negatif nya.

Tetapi siapa sangka jika kita fahami ada beberapa jenis permainan tradisional yang dapat mengasah kemampuan motorik kasar anak. Nah anda penasaran bukan permainan tradisional anak apakah yang dapat mengasah kemampuan motorik kasar anak yang dimaksud itu.! contohnya seperti engrang, bermain engrang sangat memerluakan otot kaki dan tangan sehingga sangat baik untuk perkembangan motorik kasar anak. Jenis mermainan yang lain yaitu lompat tali, gobak sodor, engklek, dan bebentengan.

Nah itulah pembahasan tentang permainan tradisionl anak yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat.




Rabu, 10 Juni 2015

Seni Budaya Sunda dalam Olahraga Tradisional



Seni budaya sunda dalam olahraga tradisional



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau dan memiliki berbagai macam suku bangsa, bahasa, adat istiadat atau yang sering kita sebut kebudayaan.Keanekaragaman budaya yang terdapat diIndonesiamerupakan suatu bukti bahwaIndonesiamerupakan negara yang kaya akan budaya. Tidak bisa kita pungkiri, bahwa kita pungkiri bahwa kebudayaan daerah merupakan faktor utama berdirinya kebudayaan yang lebih global, yang biasa kita sebut dengan kebudayaan nasional. Maka atas dasar itulah segala bentuk kebudayaan daerah akan sangat berpengaruk terhadap budaya nasional, begitu pula sebaliknya kebudayaan nasional yang bersumber dari kebudayaan daerah, akan sangat berpebgaruh pula terhadap kebudayaan daerah/kebudayaan lokal. Kebudayaan merupakan suatau kekayaan yang sangat benilai karena selain merupakan ciri khas dari suatu daerah juga mejadi lambang dari kepribadian suatu bangsa atau daerah. Karena kebudayaan merupakan kekayaan serta ciri khas suatu daerah, maka menjaga, memelihara dan melestarikan budaya merupakan kewajiban dari setiap individu, dengan kata lain kebudayaan merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan oleh setiap suku bangsa.
B. Maksud dan Tujuan
Karena menjaga, memelihara dan melestarikan kebubayaan merupakan kewajiban setiap individu, maka dalam realisasinya saya mencoba menyusun makalah yang berjudul Kebudayaan Suku Sunda yang didalamnya mengulas tentang berbagai kebudayaan tradisional Jawa Barat/Sunda. Penyusunan makalan yang berjudul Budaya Suku sunda ini bertujuan agar pembaca mengetahui bahwa suku sunda merupakan suku yang kaya akan budaya serta menyadari bahwa menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah merupakan kewajiban dari setiap orang.



  

BAB II
PEMBAHASAN
Suku Sunda merupaka suku yang terdapat di Provinsi Jawa Barat.Suku sunda adalah salah satu suku yang memiliki berbagai kebudayaan daerah, diantaranya pakaian tradisional, kesenian tradisional, bahasa daerah, dan lain sebagainya. Diantara sekian banyak kebudayaan daerah yang dimiliki oleh suku sunda adalah sebagai berikut:
 A. Pakaian Adat/Khas jawa Barat
Suku sunda mempunyai pakaian adat/tradisional yang sangat terkenal, yaitu kebaya. Kebaya merupakan pakaian khas Jawa Barat yang sangat terkenal, sehingga kini kebaya bukan hanya menjadi pakaian khas sunda saja tetapi sudah menjadi pakaian adat nasinal. Itu merupakan suatu bukti bahwa kebudayaan daerah merupakan bagian dari kebudayaan nasional.
B. Kesenian Khas Jawa Barat
1. Wayang Golek
Wayang Golek merupakan kesenian tradisional dari Jawa Barat yaitu kesenian yang menapilkan dan membawakan alur sebuah cerita yang bersejarah. Wayang Golek ini menampilkan golek yaitu semacam boneka yang terbuat dari kayu yang memerankan tokoh tertentu dalam cerita pawayangan serta dimainkan oleh seorang Dalang dan diiringi oleh nyanyian serta iringan musik tradisional Jawa Barat yang disebut dengan degung.
2. Jaipong
Jaipong merupakan tarian tradisional dari Jawa Barat, yang biasanya menampilkan penari dengan menggunakan pakaian khas Jawa Barat yang disebut kebaya, serta diiringi musik tradisional Jawa Bart yang disebut Musik Jaipong. Jaipong ini biasanya dimainkan oleh satu orang atau sekelompok penari yang menarikan berakan – gerakan khas tari jaipong.
 3. Degung
Degung merupakan sebuah kesenian sunda yang biasany dimainkan pada acara hajatan. Kesenian degung ini digunakan sebagai musik pengiring/pengantar. Degung ini merupakan gabungan dari peralatan musik khas Jawa Barat yaitu, gendang, goong, kempul, saron, bonang, kacapi, suling, rebab, dan sebagainya. Degung merupakan salah-satu kesenian yang paling populer di Jawa Barat, karena iringan musik degung ini selalu digunakan dalam setiap acara hajatan yang masih menganut adat tradisional, selain itu musik degung juga digunakan sebgai musik pengiring hampir pada setiap pertunjukan seni tradisional Jawa Barat lainnya.
 4. Rampak Gendang
Rampak Gendang merupakan kesenian yang berasal dari Jawa Barat. Rampak Gendang ini adalah pemainan menabuh gendang secara bersama-sama dengan menggunakan irama tertentu serta menggunakan cara-cara tertentu untuk melakukannya, pada umumnya dimainkan oleh lebih dari empat orang yang telah mempunyai keahlian khusus dalam menabuh gendang. Biasanya rampak gendang ini diadakan pada acara pesta atau pada acara ritual.
 5. Calung
Di daerah Jawa Barat terdapat kesenian yang disebut Calung, calung ini adalah kesenian yang dibawakan dengan cara memukul/mengetuk bambu yang telah dipotong dan dibentuk sedemikian rupa dengan pemukul/pentungan kecil sehingga menghasilkan nada-nada yang khas.
Biasanya calung ini ditampilkan dengan dibawakan oleh 5 orang atau lebih. Calung ini biasanya digunakan sebagai pengiring nyanyian sunda atau pengiring dalam lawakan.
 6. Pencak Silat
Pencak silat merupakan kesenian yang berasal dari daerah Jawa Barat, yang kini sudah menjadi kesenian Nasional.Pada awalnya pencak Silat ini merupakan tarian yang menggunakan gerakan tertentu yang gerakannya itu mirip dengan gerakan bela diri. Pada umumnya pencak silat ini dibawakan oleh dua orang atau lebih, dengan memakai pakaian yang serba hitam, menggunakan ikat pinggang dari bahan kain yang diikatkan dipinggang, serta memakai ikat kepala dari bahan kain yang orang sunda menyebutnya Iket. Pada umumnya kesenian pencaksilat ini ditampilkan dengan diiringi oleh musik yang disebut gendang penca, yaitu musik pengiring yang alat musiknya menggunakan gendang dan terompet.
 7. Sisingaan
Sisingaan merupakan kesenian yang berasal dari daerah Subang Jawa barat. Kesenian ini ditampilkan dengan cara menggotong patung yang berbentuk seperti singa yang ditunggangi oleh anak kecil dan digotong oleh empat orang serta diiringi oleh tabuhan gendang dan terompet. Kesenian ini biasanya ditampilkan pada acara peringatan hari-hari bersejarah.
 8. Kuda Lumping
Kuda Lumping merupakan kesenian yang beda dari yang lain, karena dimainkan dengan cara mengundang roh halus sehingga orang yang akan memainkannya seperti kesurupan. Kesenian ini dimainkan dengan cara orang yang sudah kesurupan itu menunggangi kayu yang dibentuk seperti kuda serta diringi dengan tabuhan gendang dan terompet. Keanehan kesenian ini adalah orang yang memerankannya akan mampu memakan kaca serta rumput. Selain itu orang yang memerankannya akan dicambuk seperti halnya menyambuk kuda. Biasanya kesenian ini dipimpin oleh seorang pawang. Kesenian ini merupakan kesenian yang dalam memainkannya membutuhkan keahlian yang sangat husus, karena merupakan kesenian yang cukup berbahaya.
 9. Bajidoran
Bajidoran merupakan sebuah kesenian yang dalam memainkannya hampir sama dengan permainan musik modern, cuma lagu yang dialunkan merupakan lagu tradisional atau lagu daerah Jawa Barat serta alat-alat musik yang digunakannya adalah alat-alat musik tradisional Jawa Barat seperti Gendang, Goong, Saron, Bonang, Kacapi, Rebab, Jenglong serta Terompet. Bajidoran ini biasanya ditampilkan dalam sebuah panggung dalam acara pementasan atau acara pesta.
 10. Cianjuran
Cianjuran merupakan kesenian khas Jawa Barat. Kesenian ini menampilkan nyanyian yang dibawakan oleh seorang penyanyi, lagu yang dibawakannya pun merupakan lagu khas Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat memberikan nama lain untuk nyanyian Cianjuran ini yaitu Mamaos yang artinya bernyanyi.
 11. Kacapi Suling
Kacapi suling adalah kesenian yang berasal dari daerah Jawa Barat, yaitu permainan alat musik tradisional yang hanya menggunakan Kacapi dan Suling. Kacapi suling ini biasanya digunakan untuk mengiringi nyanyian sunda yang pada umumnya nyanyian atau lagunya dibawakan oleh seorang penyanyi perempuan, yang dalam bahasa sunda disebut Sinden.
 12. Reog
Di daerah Jawa Barat terdapat kesenian yang disebut Reog, kesenian ini pada umumnya ditampilkan dengan bodoran, serta diiringi dengan musik tradisional yang disebut Calung. Kesenian ini biasanya dimainkan oleh beberapa orang yang mempunyai bakat melawak dan berbakat seni. Kesenian ini ditampilkan dengan membawakan sebuah alur cerita yang kebanyakan cerita yang dibawakan adalah cerita lucu atau lelucon.






  
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Suku Sunda yang berada di daerah Jawa Barat merupakan suku yang memiliki berbagai kebudayaan, mulai dari adat istiadat sehari-hari, kesenian, acara ritual, dan lain-lain.
Semua itu membuktikan bahwa suku sunda merupakan suku yang kaya akan budaya daerah.
Diantara sekian banyak kebudayaan yang dimiliki suku sunda, ada beberapa kebudayaan yang sangat populer, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Pakaian adat khas Barat yang disebut Kebaya
  2. Wayang Golek
  3. Jaipong
  4. Degung
  5. Rampak Gendang
  6. Calung
  7. Pencak Silat
  8. Sisingaan
  9. Kudalumping
  10. Bajidoran
  11. Cianjuran
  12. Kacapi Suling, dan
  13. Reog.
Tidak hanya dibidang kesenian, suku sunda juga memmiliki berbagai macam budaya daerah yang sangat menarik.
B. Saran
Budaya daerah merupakan faktor utama berdirinya kebudayaan nasional, maka segala sesuatu yang terjadi pada budaya daerah akan sangat mempengaruhi budaya nasional. Atas dasar itulah, kita semua mempunyai kewajiban untuk menjaga, memelihara dan melestarikan budaya baik budaya lokal atau budaya daerah maupun budaya nasional, karena budaya merupakan bagian dari kepribadian bangsa.