Tampilkan postingan dengan label Olahraga renang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga renang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Mengenal Legenda Renang Indonesia

Mengenal Legenda Renang Indonesia

Olahraga renang di Indonesia memang tidak sehebat negara-negara lain yang mempunyai nama besar, namun Indonesia cukup bangga dengan atlit-atlit renang yang pernah ikut mengharumkan nama bangsa.
Ada dua nama yang patut kita banggakan untuk prestasi yang pernah ia capai dalam olahraga ranang dan pantas rasanya jika kita kenal dengan legenda renang indonesi


  • RICHARD SAMBARA

nama yang beberapa tahun lalu ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah kompetisi internasional.
Nama besar Richard Sambera untuk cabang olahraga renang mulai ia torehkan saat berhasil meraih medali perunggu pada ajang Asian Games di Beijing tahun 1990 untuk nomor 100 meter. Kelihaiannya berkecipuk di kolam renang terus mengguratkan tinta-tinta emas bagi bangsa ini. Sebut saja pada ajang Sea Games tahun 1989, 1991, 1995, 1997, 1999, 2001, dan 2005. Berturut-turut ia menyabet medali emas di nomor 100 meter. Tak sampai di situ, untuk nomor 50 meter pun berulang kali ia naik podium dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya saat Sea Games tahun 1995, 1997, 1999, dan 2001. Tidak hanya merengkuh medali emas, Richard Sambera juga mencetak prestasi sebagai pemegang rekor untuk olahraga renang nomor 100 meter

Jebolan Arizona State University ini tidak hanya sukses memboyong gelar Bachelor of Science di bidang Ilmu Politik dan Ekonomi, namun juga meniti keseriusannya di dunia renang.

  • ELFIRA ROSA NASUTION 
 Atlet Juara Renang Indonesia
 Latihan itu, ternyata, tidak percuma. Lewat Kejurnas Antarklub di Jakarta, Desember 1983, Efi menyabet sembilan medali emas. Saat itu saja, dengan menjadi pemegang empat rekor nasional, ia mulai mengimbangi prestasi bekas ''Ratu Renang Asia Tenggara'', Nanik Juliati Suryaatmadja, yang memegang lima rekor nasional. Walaupun tidak ditargetkan, si sulung beradik empat itu meraih satu medali perak di Asian Games 1983 di Seoul, Korea Selatan. Inilah yang turut mendorong SIWO/PWI Jaya memilihnya sampai tiga kali -- 1980, 1981, 1983 -- sebagai Atlet Terbaik.

Namun, gelar ini tidak membuat Efi berhenti berprestasi. Dalam PON XI, Jakarta, 1985, Efi merebut delapan medali emas dan dua medali perak, dengan catatan memperbaiki delapan rekor PON dan lima rekor nasional. Sehingga, ada media cetak yang menjulukinya ''Primadona PON XI''.
Ia memang berasal dari keluarga perenang. Ayahnya adalah bekas perenang dan pemain polo air Sumatera Utara. Rosani Samsoe, ibunya, juga perenang. Keduanya kini menjadi pelatih, terakhir menetap di Jambi dan berhasil membangkitkan demam renang di daerah itu.

itulah materi yang bisa saya bagikan tentang mengenal legenda renang indonesia mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan buka halaman berikutnya untuk referensi yang lain.dan jangan lupa tinggalkan komentar atau kritiknya sebagai bahan koreksi penulis.  

                   





Sabtu, 01 Agustus 2015

Legenda Renang Dunia Berprestasi

Legenda Renang Dunia Berprestasi

Jangan ngaku suka dengan olahraga renang kalau kita tidak tahu atlit-atlit renang dunia yang melegenda. Sangat sayang rasanya jika tidak mengidolakan mereka atau menginspirasi.


Berikut adalah nama-nama legenda renang dunia berprestasi yang berhasil saya himpus dari berbagai sumber:

1. Mark Andrew Spitz (AS)
Dilahirkan dengan nama lengkap Mark Andrew Spitz lahir pada 10 Februari 1950 di Modesto California. Hingga kini masih tercatat sebagai perenang terbaik dunia. Prestasi luar biasa yang pernah ditorehkannya terjadi pada Olimpiade Munich 1972, dimana ia meraih 7 medali emas plus satu perak dan satu perunggu. Total medali emas yang diraihnya selama Olimpiade adalah 9 karena pada Olimpiade Meksiko 1968, Spitz merebut 2 medali emas. Selama kariernya Spitz telah memecahkan 33 rekor dunia, dan tercatat sebagai atlet terbaik olimpiade 1972, dan menjadi perenang terbaik pada tahun 1969, 1971 dan 1972.

2. Matt Biondi (AS)
Perenang dengan ciri khas botak ini lahir dengan nama Matthew Nicholas Biondi di Palo Alto, California pada 8 Oktober 1965. Matt Biondi tampil dalam tiga Olimpiade masing-masing Los Angeles 1984,  Seoul 1988 dan Barcelona 1992. Selama kariernya tampil di Olimpiade Biondi meraih 11 medali emas, 1 diantaranya di Los Angeles 84, 5 emas di Seoul 88, dan 2 di Barcelona 92. Namanya diabadikan dalam Hall of Fame atlet Olimpiade Amerika Serikat dan Hall of Fame perenang Dunia.


3. Michael Phelps (AS)
Tercatat sebagai perenang tersukses di dunia dengan menghentikan rekor Mark Spitz. Rekor Spitz dengan merebut 7 medali emas di Olimpiade Munich dihentikan Phelps pada Olimpiade Beijing 2008 dengan meraih 8 medali emas. Total medali yang sudah digenggam pemilik nama lengkap Michael Fred Phelps di Olimpiade sebanyak 16 medali, enam emas dan dua perunggu lainnya direbut di Athena 2004. Selepas Olimpiade musim panas 2008, perenang kelahiran 30 Juni 1985 ini mendirikan Yayasan Michael Phelps yang bergerak di bidang perkembangan renang dan gaya hidup sehat.


4. Ian Thorpe (Australia)
Perenang berjuluk Thorpedo yang dilahirkan di New South Wales, Sydney Australia, 13 Oktober 1982 ini mencuri perhatian dunia saat merebut dua medali emas pada nomor 400 meter gaya bebas putra dan estafet 4×200 meter gaya bebas di Kejuaraan Renang Dunia 1998 di Perth Australia. Satu tahun berselang Thorpedo mencatat prestasi lebih baik saat Kejuraan Renang Dunia di gelar di Hongkong dengan torehan 3 emas. Pada Olimpiade 2000 yang digelar di Sydney, Thorpedo hanya merebut 3 emas untuk nomor 400 meter gata bebas, estafet 4×100 meter gaya bebas dan 4×200 meter gaya bebas, serta 2 medali perak di nomor 200 meter gaya bebas dan estafet 4×100 gaya ganti. Prestasi terbaiknya terjadi di Kejuaraan Dunia Renang 2001 di Fukuoka Jepang. Thorpe berhasil menyabet 6 medali emas, masing-masing dari nomor spesialisnya 200, 400 dan 800 meter gaya bebas, estafet 4×100 meter, 4×200 meter gaya bebas dan 4×100 meter gaya ganti.


5. Alexander Popov (Rusia)
Kejutan yang diperlihatkan pertama kali terjadi di Olimpiade Barcelona 1992 dengan merebut emas nomor bergengsi sprint 50 dan 100 meter gaya bebas putra dan perak estafet 4×100 meter gaya bebas dan 4×100 meter gaya ganti. Mempertahankan emas dinomor bergengsi sekaligus spesialisnya 50 dan 100 gaya bebas dilakukan Kejuaraan Dunia 1994 di Roma dan Olimpiade Athena 1996. Popov juga mampu merebut 18 medali emas untuk Kejuaraan Eropa sejak 1993 hingga 2004, plus 3 medali perak dan 2 medali perunggu.

Itulah nama-nama legenda renang dunia berprestasi yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan buka halaman berikutnya untuk referensi yang lain.dan jangan lupa tinggalkan komentar atau kritiknya sebagai bahan koreksi penulis.  




Istilah-Istilah Dalam Olahraga Renang Dan Pengertiannya

Istilh-Istilah Dalam Olahraga Renang Dan Pengertiannya


Renang merupakan salahsatu cabang olahraga yang memperlombakan kecepatan atlit dengan berbagai gaya. Pada pateri kali ini saya akan menerangkan tentang istilah-istilah bahasa yang sering dipakai oleh para atlit, pelatih,dan perenang secara umumnya

Berikut adalah istilah-istilah dalam renang beserta pengertiannya yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber:

Artistic Impression
 Yaitu salah satu kategori yang  merupakan aspek yang dinilai dalam suatu perlombaan olahraga renang dalam renang indah. Istilah ini mencakup koreografi dan juga tata gerak yang diaplikasikan dalam musik yang digunakan dalam perlombaan.

Back Layout
Yaitu posisi tubuh yang terlentang memanjang dan posisi wajah, dada, paha, kaki dan lain mengapung atau tampak di permukaan air, dan posisi kepala dan pinggul harus berada dalam posisi satu garis lurus.

Back Pike
Yaitu posisi tubuh menyudut 45 derajat di pinggul, badan dan tungkai lurus ke atas.

Balancing Tank
Merupakan bak penampungan yang dimensinya lebih kecil dari kolam renang yang berfungsi sebagai penyeimbang volume air luapan kolam renang

Ballet Leg 
yaitu satu kaki diangkat tegak lurus muncul di permukaan air sementara posisi seluruh tubuh berada di dalam air atau back layout.

Ballet Leg Double
Yaitu posisi dimana kedua tungkai diangkat tegak lurus di atas permukaan air, dan wajah perenang juga tampak atau berada di permukaan air.

Boost
Merupakan istilah yang digunakan untuk suatu gerakan yang dilakukan oleh perenang saat mereka muncul ke permukaan air dengan gerakan yang sangat cepat. Biasanya perenang akan menggunakan kepala mereka untuk memacu gerak tubuh untuk keluar dari dalam air.

Cadence Action
Merupakan satu rangkaian gerak yang identik, yang ditampilkan oleh seluruh anggota tim secara individual, dan bergantian atau berubah-ubah secara cepat.

Combined Spin
 Yaitu gambaran bagaimana perenang melakukan putaran 360 derajat ke bawah lalu melakukan putaran yang mengarah ke arah yang sama tapi dilakukan dengan putaran sebaliknya mengarah ke atas.

Continuous Spin
Yaitu perenang melakukan 720 derajat putaran ke bawah yang dilakukan dengan rotasi yang cepat.

Crane
Merupakan posisi tubuh tegak ke atas dan satu tungkai diluruskan ke depan sehingga membentuk sudut 90 derajat terhadap tubuh.

Filter
Yaitu alat penyaring kotoran dari kolam renang yaitu berupa tabung yang diisi dengan media pasir kwarsa / silica

Gaya Anjing
Yaitu kepala mendongak di atas air sementara tungkai dan lengan digerak-gerakan di dalam air seperti anjing berenang.

Gaya Bebas (Crawl Stroke)
 Adalah gerakan kaki ke atas / bawah dalam posisi lurus. Sedangkan tangan bergerak dari depan ke belakang, kemudian diangkat di permukaan air secara bergantian.

Gaya Dada (Breast Stroke)
 Adalah tangan digerakkan melingkar dari depan ke belakang, kemudian kaki ditekuk dan dihentakkan lurus.

Gaya Kupu-Kupu (Buterfly Stroke)
 Adalah gerakan tangan memutar tapi tetap terletak di bagian samping badan. Sedangkan kaki ditekuk untuk menghentakkan badan ke depan.

Gaya Punggung (Back Crawl Stroke)
Adalah perenang harus telentang dan tidak bisa melihat depan. Adapun teknik gerakannya sama dengan gaya bebas

Gaya Samping
 Adalah gaya yang berasal dari perkembangan gaya dada.

Gaya Trudgen (Trudgeon)
Adalah gaya yang serupa dengan gaya bebas, namun dengan gerakan kaki gunting.

Inlet Fitting 
Yaitu  aksesoris pada dinding kolam renang yang berfungsi untuk tempat masuknya air kedalam kolam kembali

Kicking Board 
Yaitu papan latihan yang digunakan dalam pengenalan air dalam renang

Kolam Renang 
Adalah bak yang difungsikan sebagai tempat orang berenang dimana merupakan bagian utama dari kolam renang itu sendiri.

Maindrain 
Adalah aksesoris kolam yang berfungsi sebagai alat hisap dari kolam yang terhubung ke pompa sirkulasi, biasanya terletak di dasar kolam renang.

Pompa Sirkulasi 
Adalah pompa yang berfungsi sebagai pompa transfer air dari kolam kembali ke kolam.

Poul Bouy 
Adalah pelampung yang di gunakan perenang saat pengenalan dengan air

Strainner 
Adalah tabung yang di dalamnya terdapat saringan kotoran yang dipasang pada bagian depan / hisap pompa

Turn Over Rate 
Adalah waktu yang diperlukan peralatan sirkulasi untuk menyaring kotoran, pada umumnya waktu yang diperlukan / direncanakan minimun 6 jam/hari.

Itulah materi istilah-istilah dalam olahraga renang dan pengertiannya yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan buka halaman berikutnya untuk referensi yang lain.dan jangan lupa tinggalkan komentar atau kritiknya sebagai bahan koreksi penulis.  



Jumat, 31 Juli 2015

Teknik Mengatur Nafas Ketika Belajar Berenang

Teknik Mengatur Nafas Ketika Belajar Berenang


Hal yang paling sulit ketika belajar renang adalah ketidakmampuan seseorang perenang dalam mengatur keseimbangan dan pernafasan. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi materi tentang teknik mengatur pernafasan ketika belajar berenang terutama untuk para pemula.

Ada beberapa teknik yang bisa anda lakukan dalam belajar renang, tetapi secara sederhananya untuk mengatur nafas pada saat berenang tidaklah sulit buanglah nafas ketika wajah berada didalam air, dan hiruplah nafas ketika wajah keluar dari air. Sewaktu wajah berada didalam air, buanglah nafas melalui hidung Anda dalam bentuk gelembung-gelembung air. Beberapa perenang benar-benar tidak perlu menahan nafas sama sekali ketika wajahnya berada didalam air. Artinya, ia dengan santai membuang nafasnya selama berada didalam air, tanpa perlu menahan nafas. Namun beberapa perenang yang lainnya ada juga yang menahan nafas selama berada didalam air, namun pada timing tertentu saat masih berada didalam air ia tetap membuang nafasnya. Anda mau pilih yang mana? Saya rasa terserah Anda saja, mana yang kira-kira Anda rasakan lebih enak dan lebih enjoy. Saya sendiripun kadangkala membuang nafas secara terus-menerus (tanpa sedikitpun menahan nafas) ketika berada didalam air, namun kadangkala saya juga menahan nafas lalu sesudah itu baru membuang nafas (dalam keadaan masih berada didalam air, tepatnya beberapa saat sebelum menyembul ke atas permukaan air). Yang penting, buanglah nafas ketika masih berada didalam air, bukan ketika berada diatas permukaan air.
 Adapun untuk menghirup nafas, lakukanlah dengan mulut Anda, ketika wajah Anda sedang menyembul diatas permukaan air. Ini tidak perlu Anda pusingkan karena akan berlangsung secara alami dan otomatis.

Teknik sederhana yang bisa anda lakukan juga yaitu dengan cara Teknik pengendalian napas praktek di luar air. Anda dapat melakukan ini dengan menghirup udara dalam 10 detik , kemudian tahan selama 10 detik dan akhirnya menghembuskan napas secara bertahap pada 10 hitungan. Karena ini menjadi mudah bagi Anda , Anda dapat memperpanjang dengan bernapas pada 10 hitungan , tahan selama 20-30 detik dan setelah itu bernapas perlahan-lahan pada hitungan 20

Tetapi jika anda pemula saya sarankan untuk mengikuti program sederhana ini.

Berikut adalah cara terbaik untuk melatih pernapasan Anda saat berenang :

Tenangkan diri
Rileks adalah salah satu kunci yang paling utama jika Anda ingin bisa berenang dengan tenang. Menganggap air menjadi bagian diri Anda dengan cara bermain-main air dan sesekali guyur tubuh dengan air atau menenggelamkan diri dengan menahan nafas. Tidak panik saat air mulai meninggi dan tetap santai justru tidak akan membuat Anda cepat lelah saat berenang.

Menghembuskan nafas
Saat menghembuskan nafas, sebaiknya mengeluarkan nafas dari mulut dengan membuka sedikit rongga mulut agar nafas bisa keluar sedikit demi sedikit sambil Anda menggerakkan tangan mendayung tubuh ke depan.
Sebaiknya juga menghembuskan nafas bisa lebih panjang daripada Anda menarik nafas saat di permukaan air. Jangan buru-buru menghembuskan nafas, lakukan dengan pelan dan santai.

Tarik nafas dengan perlahan
Pastikan menarik nafas dengan tenang, santai, alami namun cepat karena Anda tidak punya banyak waktu di permukaan. Lakukan saja seperti biasa Anda bernafas di darat namun lebih dalam. Coba menarik nafas dari mulut daripada dari hidung karena nafas bisa lebih panjang.

Ketahui waktu yang tepat
Mengetahui kapan sebaiknya Anda mengambil nafas dan belajar mengeluarkan nafas sedikit-demi sedikit untuk bisa berada di dalam air akan sangat perlu latihan berkali-kali. Belum lagi Anda harus menghadapi kepanikan Anda. Belajarlah menyamakan waktu Anda saat berada di dalam air sebagai menghembuskan nafas dan berada di permukaan dengan mengambil nafas.

Itulah materi Teknik mengatur nafas ketika belajar berenang yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan buka halaman berikutnya untuk referensi yang lain.dan jangan lupa tinggalkan komentar atau kritiknya sebagai bahan koreksi penulis

Kamis, 18 Juni 2015

Sejarah perkembangan renang di Dunia dan di Indonesia

Sejarah perkembangan renang di Dunia dan di Indonesia

Olahraga renang adalah oahraga yang sangat melegenda dari jaman dulu hingga sekarang  mski bentuknya tidak berupa olahraga pada umumnya tetapi renang memang sudah ada bahkan sebagian orang mewajibkannya agar  bias berenang untuk tujuan-tujuan tertentu.

Renang telah dikenal sejak zaman pra-sejarah. Dari gambar-gambar yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para perenang di dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Di Jepang, renang adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh para samurai. Sejarah mencatat, pertandingan renang pertama diselenggarakan oleh Kaisar Suigui pada 36 sebelum Masehi.

Pertandingan renang yang memperebutkan gelar juara telah dimulai di Eropa sekitar tahun 1800 dan sebagian besar menggunakan gaya dada. Renang gaya bebas 
pertama kali dikenalkan oleh Arthur Trudgen. Gaya ini kemudian mulai dikombinasikan dengan gaya kaki yang menendang oleh Richard Cavill pada 1902. Di abad pertengahan, renang termasuk dalam tujuh kemahiran yang harus dimiliki oleh para ksatria termasuk berenang dengan membawa senjata.

Olahraga renang pertama kali dipertandingkan dalam Olimpiade modern 1896 di Athena, Yunani. Pada Olimpiade ini, hanya empat nomor yang dipertandingkan dari rencana semula enam nomor. Masing-masing adalah nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, dan 100 meter bagi para pelaut. Olimpiade kedua diselenggarakan di Paris, Prancis pada 1900 dan mempertandingkan nomor 200 m, 1.000 m, 4.000 m, nomor bebas, 200 m gaya dada, dan 200 m nomor beregu.

Persatuan Renang Internasional (Federation Internationale De Natation De Amateur/FINA) dibentuk tahun 1908 semula menetapkan, gaya kupu-kupu adalah variasi gaya dada. Gaya ini baru menjadi gaya terpisah di tahun 1952. Wanita baru diperkenankan ikut pertandingan renang pada Olimpiade 1912 di Stockholm, Belanda. Itupun baru nomor bebas. Seiring dengan perkembangan olah raga renang renang semakin popular. Penggemar renang semakin bertambah. Bahkan, seringkali anak-anak diajarkan renang pada usia sangat dini.

Sejarah renang Indonesia

Sejak sebelum kemerdekaan, di negara kita telah ada beberapa kolom renang yang indah dan baik. Akan tetapi pada waktu itu, kesempatan bagi orang-orang Indonesia untuk belajar berenang tidak mungkin. Hal ini disebabkan setiap kolam renang yang dibangun hanyalah diperuntukkan bagi para bangsawan dan penjajah saja.

Memang waktu itu ada juga kolam renang yang dibuka bagi masyarakat banyak, akan tetapi harga tiket masuk sedemikian tingginya, sehinggara para pengunjung tertentu tidak bisa membayar tiket masuk untuk berenang.

Salah satu dari sekian banyak kolam renang yang dibangun setelah tahun 1900 adalah kolam renang Cihampelas di Bandung yang didirikan pada tahun 1904. Sesuai dengan tempat kelahiran kolam renang Cihampelas, maka awal dari kegiatan olahraga renang di Indonesia dapat dikatakan mulai dari Bandung.

Pertama-tama berdiri perserikatan berenang diberi nama Bandungse Zwembond atau Perserikatan Berenang Bandung, didirikan pada tahun 1917, perserikatan ini membawahi 7 perkumpulan yang diantaranya adalah perkumpulan renang di lingkungan sekolah seperti halnya osvia, mulo dan kweekschool.

Selain Bandung, Jakarta dan Surabaya juga mendirikan perkumpulan-perkumpulan berenang dalam tahun yang sama. Kemudian barulah di tahun 1918 berdiri West Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa barat dan pada tahun 1927 berdiri pula Oost Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa Timur yang beranggotakan kota-kota seperti : Malang, Surabaya, Pasuruan, Blitar dan Lumajang. Sejak saat itu pula mulai diadakan pertandingan maupun antar daerah. Bahkan kejuaraan-kejuaraan itu, rekor-rekornya juga menjadi rekor di negeri Belanda.

Dalam tahun 1934, peloncat indah masing-masing Haasman dan Van de Groen, berhasil keluar sebagai juara pertama dan kedua dalam nomor-nomor papan 3 meter dan menara. Pada Far Eastern Games di Manila, Philipina (kini kegiatan itu berkembang menjadi Asian Games sejak tahun 1951). Kedua peloncat itu juga menjadi utusan Hindi Belanda.

Di tahun 1936, Pet Stam seorang Hindia Belanda berdasarkan rekornya 0:59.9 untuk 100 meter gaya bebas yang dicatat di kolam renang Chiampelas Bandung, berhasil dikirim untuk ambil bagian dalam Olimpiade Berlin atas nama negeri Belanda. Dua orang peloncat indah masing-masing Haasman di bagian putera dan Kiki Heckle turut pula ambil bagian dalam Olimpiade Berlin, dimana peloncat putri menduduki urutan ke 8.

Hingga tahun 1940, Nederlands Indishce Zwembond atau NIZB telah beranggotakan 12.00 perenang. Pada zaman pendudukan Jepang tahun 1943 - 1945, kesempatan untuk bisa berenang bagi bangsa Indonesia semakin besar. Oleh karena pemerintahan pendudukan Jepang, membuka seluruh kolam renang di tanah air untuk masyarakat umum. Periode tahun 1945, perkembangan olahraga renang di tanah air praktis menurun, karena saat itu bangsa Indonesia dalam kancah perjuangan melawan penjajah.

Hingga tanggal 20 Maret 1951, dunia renang Indonesia praktis berada di bawah pimpinan Zwembond Voor Indonesia (ZBVI) dan kemudian sejak tanggal 21 Maret 1951 lahirlah Persatuan Berenang Seluruh Indonesia yang kemudian disingkat PBSI. Kongresnya yang pertama di Jakarta, berhasil mengukuhkan Ketua yang pertama, Prof. dr. Poerwo Soedarmo, dibantu oleh wakil ketua, sekretaris, bendahara dan komisi teknik.

Sejak saat itu, olahraga renang Indonesia setahap demi setahap maju dan berkembang serta selanjutnya dalam tahun 1952, PBSI menjadi anggota resmi dari Federasi Renang Dunia - FINA (singkatan dari Federation Internationale de Nation). dan International Olympic Committee (IOC).

Hingga tahun 1952 telah terdaftar sebanyak 29 perkumpulan, tergabung dalam PBSI. Oleh karena itu kemudian didirikan top-top organisasi olahraga berenang di tingkat daerah. Perkembangan olahraga berenang di Indonesia kian hari kian berkembang, hal ini ditandai dengan penyelenggaraan perlombaan renang hampir setiap tahun di tingkat nasional. Begitu pula halnya dalam setiap pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON), cabang olahraga renang menjadi nomor-nomor utama.

Dengan makin berkembangnya prestasi olahraga renang di Indonesia pada tahun 1952, Indonesia mengirimkan duta-duta renangnya ke arena Olympiade di Helsinki, kemudian tahun 1953 kembali Indonesia ambil bagian dalam Youth Festival di Bukarest. Pada tahun 1954 regu polo air Indonesia dikirim untuk mengikuti Asian Games ke II di Manila, Philipina.

Pada tahun 1954, berlangsung kongres PBSI ke II, diselenggarakan di Bandung dengna menghasilkan susunan pengurus yang diketuai oleh D. Seoprajogi, ditambah satu sekretaris, bendahara dan 3 komisi teknik. Kongres PBSI yang ke III diselenggarakan di Cirebon, dimana dalam kongres ini memilih kembali kepengurusan baru yang ketuanya masih tetap di jabat D. Soeprajogi, ditambah 3 pengurus lainnya.

Untuk ke IV kalinya PBSI menyelenggarakan kongres pada tahun 1957 di Makasar (sekarang Ujung Pandang) Kongres ini menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya memilih susunan kepengurusan yang baru dengan ketua D. Soeprajogi. Kemudian atas permintaan peserta kongres istilah persatuan dalam singkatan PBSI, diganti menjadi Perserikatan. Dengan demikian PBSI dalam hal ini menjadi singkatan dari Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia.

Di tahun 1959 diadakan Kejuaraan Nasional Renang. Kejuaraan ini untuk pertama kalinya mengadakan pemisahan antara Senior dan Junior di Malang, Jawa Timur. Berlangsung pula kongres PBSI ke V, dimana pada kongres itu disamping memilih kepengurusan baru yang ketuanya masih tetap dipercayakan kepada D. Soeprajogi, juga kongres ini merubah nama Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia (PBSI) menjadi Perserikatan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

Perubahan ini timbul dengan pertimbangan bahwa terdapatnya dua induk organisasi olahraga yang mempunyai singkatan sama PBSI. Selain cabang olahraga renang, singkatan ini juga digunakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia. Pada Kongres di Malang Jawa Timur Ketua PRSI, D. Soeprajogi di dampingi oleh 2 wakil ketua, dua sekretaris, bendahara, pembantu umum ditambah komisi teknik dengan 2 orang anggota.

Kemajuan olahraga renang secara keseluruhan berkembang kian pesat dan dalam tahun 1962, berhasil menampilkan nama-nama besar seperti Achmad Dimyati, Mohamad Sukri di bagian putera, sementara Iris, Tobing, Lie Lan Hoa, Eny Nuraeni serta banyak lagi di bagian puteri. Dalam tahun 1963 di Jakarta, kembali PRSI menyelenggarakan kongres dan berhasil menyusun kepengurusan baru dengan ketua umum D. Soeprajogi.

Selanjutnya di dampingi 3 orang ketua, 2 orang renang, loncat indah dan polo air. Keputusan lain yang diperoleh dalam kongres PRSI ke VI itu adalah merubah kembali istilah "Persatuan". Hingga sekarang PRSI merupakan singkatan dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Meskipun dalam falsafahnya bahwa olahraga itu tidak bisa dikaitkan dengan politik. Namun dalam kenyatannya perkembangan politik di dalam negeri pada waktu itu membawa pengaruh besar terhadap perkembangan olahraga.

Pada tahun 1963 Indonesia harus mengundurkan diri dari pesta olahraga GANEFO, dimana pesertanya ada beberapa negara yang memang belum menjadi anggota FINA. Untuk menghindarkan kemungkinan adanya skorsing, Indonesia dalam hal ini PRSI mengambil langkah pengunduran diri sebagai anggota FINA. Pada tahun 1966, Indonesia kembali menjadi anggota FINA. Pada tahun itu Indonesia mengambil bagian dalam Asian Games ke V di Bangkok.

Musyawarah PRSI ke VII berlangsung kembali di Jakarta pada tanggal 24 - 27 April 1968. Salah satu keputusannya mengukuhkan kepengurusan baru PRSI dengan ketua umum tetap dipercayakan kepada D. Soeprayogi, di tambah dengan 2 orang ketua, 2 sekretaris, bendahara dan panitia teknik yang terdiri atas 3 orang masing-masing untuk renang, loncat indah dan polo air.


Hingga sekarang olahraga renang berkembang sangat baik di Indonesi. Terbukti dengan sederet prestasi-prestasi yang dihasilkan dari mulai ajang lokal, nasional hingga Internasional Indonesia tidak pernah ketinggalan mempersembahkan piala atau medali.

Itulah sekilas pembahasan tentang sejarah perkembangan renang di Dunia dan di Indonesia mudah-mudahan bermanfaat. untuk materi yang lain silahkan baca juga halaman berikutnya .

Rabu, 17 Juni 2015

Teknik berenang gaya kupu-kupu (Butterfly strock)

Teknik berenang gaya kupu-kupu ( Butterfly strock)

Didalam olahraga renang tentu kita kenal yang namanya gaya kupu-kupu atau 'butterfly strock'. Gaya ini memang tidak begitu banyak di gunakan oleh para perenang khususnya pemula dikarnakan gaya ini sangat memerlukan kekuatan yang besar, serta irama dan koordinasi gerak yang baik. Gaya ini mirip dengan gerakan ikan lumba-lumba. Namun, apakah Anda dapat melakukan gaya  renang kupu-kupu dengan gerakan yang benar? mari kita pelajari tekniknya..
                      
                   
                                         
1.  Posisi Tubuh
Pada renang gaya kupu-kupu, tubuh mengambang dalam posisi telungkup hampir sejajar di bawah permukaan air. Posisi ini dipertahankan mulai dari kepala, bahu, pinggang, hingga kaki. Kedua lengan berada di atas kepala dan garis permukaan air tepat di atas alis mata. Posisi tubuh harus diatur sedatar mungkin dengan air untuk memperkecil hambatan.  

2.  Teknik Dasar Renang Gaya Kupu-Kupu
Dalam renang gaya kupu-kupu, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, antara lain gerakan tungkai, gerakan lengan, dan pengambilan napas.

a.  Gerak Tungkai
  • Gerak tungkai pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan cambukan kaki ke atas dan ke bawah. 
  • Cambukan ke atas merupakan gerak recovery, yaitu dengan menggerakkan kaki ke atas hingga ke permukaan air. 
  • Cambukan dilakukan dua kali untuk satu putaran lengan gaya kupu-kupu. 
  • Cambukan ke bawah dimulai dengan melentingkan pinggang, 
  • lutut diluruskan, dan kedua kaki dicambukkan dengan cepat ke bawah. 
  • Kelenturan pada sendi pergelangan kaki dan sendi lutut sangat menentukan hasil cambukan ke bawah.

b.  Gerak Lengan
  • Gerak  lengan pada gaya kupu-kupu diawali dengan memasukkan kedua lengan ke dalam air. Gerakan lengan dilakukan dengan cara-cara berikut.
  • Menangkap (catch). Setelah masuk ke dalam air, lengan digerakkan keluar, lalu dilanjutkan dengan gerak menangkap. 
  • Gerak ini bersamaan dengan gerak cambukan ke bawah yang pertama.
  • Meraih (down sweep). Setelah gerak menangkap, gerak pergelangan tangan dan siku-siku sedikit membengkok ke bawah lalu keluar dan meraih air.
  • Menarik (insweep). Tangan ditarik ke dalam dan ke belakang di bawah kepala dekat badan. 
  • Mendorong (upsweep). Gerakan ini dilakukan di akhir gerak menarik dengan mendorong lengan ke belakang dan mengeluarkan lengan dari air.
  • Pemulihan (recovery). Pemulihan dilakukan setelah melakukan gerakan mendorong. Caranya, yaitu dengan mengangkat siku ke atas permukaan air dan memutar sendi bahu untuk memindahkan lengan ke depan.

c.  Teknik Pengambilan Napas
  • Cara pengambilan napas pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan mengangkat kepala ke arah depan dengan menonjolkan bahu ke depan. 
  • Gerakan pengambilan napas dilakukan pada saat kaki melakukan  tendangan ke bawah dan lengan mendorong ke belakang untuk keluar dari air.
Itulah materi belajar olahraga renang gaya kupu-kupu (butterfly strock) yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfat. untuk materi lain silahkan liat halaman berikutnya.

Belajar Teknik berenang gaya punggung

Belajar teknik berenang gaya punggung

Teknik berenang gaya punggung adalah teknik yang sudah lama ada dan cukup menyulitkan.  
Gaya punggung mulai dikenal sejak sekitar 1912. Posisi tubuh pada renang gaya punggung sangat menguntungkan, karena muka menghadap ke atas sehingga memudahkan untuk mengambil napas. Berikut beberapa koordinasi gerak renang gaya punggung.


1. Koordinasi Gerakan Tungkai
Gerakan tungkai gaya punggung sama dengan gerakan tungkai gaya bebas, namun berbeda posisi tubuh. Perenang dapat melakukan latihan gerakan tungkai dengan telentang, kedua lengan di atas kepala sejajar dengan telinga. 

Adapun teknik gerakan tungkai pada gaya punggung adalah sebagai berikut.
  •  Tungkai digerakkan dari bawah ke atas.
  •  Saat tungkai digerakkan, lutut tidak keluar dari permukaan air.
  •  Saat melakukan tendangan, lutut diluruskan.
  •  Pada akhir tendangan, seluruh permukaan tungkai berada pada satu garis lurus dengan pinggul, perut, dan dada.
  • Gerakan tungkai dilakukan seperti gerakan mencambuk.


2. Koordinasi Gerakan Lengan
Teknik gerakan lengan pada gaya punggung adalah sebagai berikut.
  •  Gerakan tangan dimulai dari garis tengah badan yang diperkirakan berada di atas kepala.
  • Cara tarikan di bawah permukaan air, yaitu setelah kelingking masuk ke permukaan air, telapak tangan menghadap keluar. Ketika telapak tangan melakukan gerakan menarik, siku membentuk sudut hampir sejajar dengan tubuh. Lakukan gerakan dorongan tangan yang berakhir di samping paha.

Demikian materi belajar teknik berenang gaya punggung yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. Untuk materi lain silahkan liat halaman berikutnya.